Tak hanya mitos cinta, mitos tentang si lajang pun banyak beredar. Tetapi sekali lagi, yang namanya mitos itu tidak sepenuhnya benar. Berikut ini beberapa mitos yang salah .

1. Lajang = Kesepian

Terkadang berstatus lajang justru memungkinkan seseorang buat lebih bebas. Mereka sanggup melakukan apa yang mereka suka , mengejar virtual, tanpa terdapat seseorang yg membatasi. Jadi tidak selamanya berstatus lajang itu berarti kesepian.

Dua. Lajang = Tidak laku

Banyak yang mempunyai status lajang murni lantaran pilihannya. Banyak lajang yang nir sempat menerima pasangan lantaran karier yang terus melejit. Banyak pula lajang yang masih mencari pasangan yang tepat, walau poly pria yang memberikan ketertarikan padanya.

Tiga. Lajang = Putus harapan

Mungkin memang terdapat beberapa lajang yg terlihat putus asa, akan tetapi poly jua yg justru menikmati hidup. Menjadi lajang bukan adalah akhir global.

4. Lajang = Takut komitmen

Tak selamanya seseorang lajang takut akan komitmen. Mungkin saja mereka memang belum menemukan orang yg pantas buat mendampinginya. Jadi jangan melulu berburuk sangka.

Nikmati masa lajang, maka cinta akan datang

Sumber : http://notifikasiku.blogspot.com/2012/05/empat-mitos-salah-mengenai-seorang.html#ixzz1u6jofvgi

%d blogger menyukai ini: