Ada poly alasan kenapa sebagian orang memilih buat nir menikah. Bahkan bagi orang yang mau menikah pun, mereka mempunyai kekhawatiran tersendiri. Simak banyak sekali ketakutan dalam pernikahan yang sebenarnya wajar berikut adalah.

Apakah beliau orangnya?

Meragukan pasangan tak jarang dirasakan sang banyak orang. Pernah mengalami hal serupa? Cobalah memikirkannya memakai baik sebelum mengambil keputusan yang akhirnya menciptakan Anda menyesal.

Bagaimana apabila semuanya gagal?

Salah satu ketakutan yg dialami setiap orang dalam pernikahan adalah kegagalan atau perceraian. Hentikan berpikir tidak baik misalnya itu. Lebih baik jalani masa kini sebaik mungkin terlebih dahulu.

Bagaimana jika beliau bermain cinta?

Apabila memang tidak sanggup percaya pada pasangan, artinya hubungan yg sedang Anda jalani kini belum memiliki fondasi yang cukup kuat. Jadi bangun dulu keyakinan sebelum menikah menggunakan si dia.

Bagaimana jika pernikahan berakhir contohnya…

… Orang tua? Atau sahabat? Atau siapapun yg gagal? Jangan terpengaruh. Anda

Bagaimana jika seks menjadi membosankan?

Ada banyak jalan keluar mengenai hal itu. Misalnya mencoba sesuatu yang baru, berkonsultasi dengan terapi, dan lainnya. Jangan mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi.

Bagaimana jika aku berubah?

Tentu saja semua orang yang menikah harus melakukan perubahan! Namun perubahan tersebut sebaiknya menuju ke arah yang lebih baik. Misalnya jika Anda dulu malas bangun pagi, menikah akan membuat Anda lebih rajin bangun dari tempat tidur.

Apakah urusan keuangan akan baik-baik saja?

Jika merasa kekurangan untuk urusan finansial, ada baiknya Anda lebih berhemat. Selain itu, temukan cara untuk menghasilkan pemasukan lebih selain penghasilan yang didapat dari pasangan atau Anda sendiri.

Apakah alasan menikah ini tepat?

Jangan hanya karena bosan ditanya ‘Kapan menikah?’, Anda lantas langsung buru-buru naik ke pelaminan. Jadi wajar jika ketakutan ini muncul. Pastikan Anda benar-benar punya alasan yang tepat untuk menikah.

Bagaimana jika kami saling bosan?

Sama seperti seks, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kebosanan pada pasangan suami istri. Jangan menyerah pada sebuah hubungan hanya gara-gara Anda merasa bosan.

Itulah beberapa ketakutan dalam pernikahan. Apakah Anda juga mengalami hal serupa?

%d blogger menyukai ini: