Bahaya Pernikahan Beda Agama

Islam memandang krusial soal perkawinan. Karena itulah Islam pun mengatur bagaimana perkawinan supaya tercapai keluarga sakinah. Satu pada antara anggaran itu adalah ke dua pasangan itu harus beragama Islam. Tetapi, bagaimana dengan pasangan yang nir sesuai agama?

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan mengatakan, pada dalam Islam masih ada ayat yang menyatakan seseorang pria Muslim boleh mengawini wanita ahlul kitab . Tetapi, menurutnya, terdapat 2 pendapat menurut para ulama menyangkut masalah ahlul buku tersebut. Pendapat pertama menyatakan bahwa ahlul buku sudah tidak terdapat lagi sekarang ini. Sementara pendapat ke 2 menyebut bahwa ahlul kitab adalah perempuan penganut Nasrani & Yahudi (sama-sama agama samawi) dan mereka boleh dinikahi laki-laki Muslim.

Terlepas berdasarkan silang pendapat itu, Amidhan menggarisbawahi perlunya meragukan motif dari pernikahan beda agama yg tampaknya masih saja berlangsung. ”Kalau motifnya untuk mengagamakan keliru satu ke kepercayaan yang lain, maka hal itu kentara bertentangan dengan tujuan kudus pernikahan oleh kepercayaan ,” tandas Amidhan. Ketua Umum Gerakan Muslimat, Irena Handono, tak menampik hal tadi. Mantan biarawati yang memeluk Islam ini mengakui, bergulirnya kristenisasi dalam Indonesia lantaran kelemahan umat Islam sendiri.

Pemuka agama Hussein Umar menyampaikan, Islam menjunjung & menempatkannya sebagai sesuatu yg mulia. Ia beralasan, dalam Alquran banyak istilah spesifik untuk melukiskan pernikahan. Misalkan, ‘sebuah insiden agung

”Memang pada beberapa keluarga beda agama mungkin ada yang membebaskan kepada anak-anaknya untuk memilih memeluk agama ibu atau bapaknya. Namun, tetap saja ada beberapa hal yang sulit dipahami anak mengapa orang tuanya punya keyakinan berbeda,” tambah Hussein. Mengingat segi mudharat lebih menonjol dari nikah beda agama tersebut, Hussein mengimbau, kepada keluarga Muslim untuk menanamkan pendidikan agama kepada anak-anaknya sedari dini. Demikian pula kepada lembaga, organisasi keagamaan Islam supaya meningkatkan dakwah dan arahan kepada masyarakat Muslim mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai keimanan.

%d blogger menyukai ini: