Setiap individu tentu memiliki kepribadian dan kesukaan masing-masing. Dan beberapa dari mereka mungkin tidak menyenangkan saat sahih-benar dijadikan pasangan. Seperti misalnya tujuh tipe perempuan pada bawah ini. Para wanita ini mungkin mampu dijadikan pacar, tetapi nir sebagai istri. Berikut merupakan enam karakteristik perempuan yg buruk dijadikan istri.

1. Fobia terhadap komitmen

Bukan hanya laki-laki yg fobia dalam komitmen. Pun perempuan pula demikian. Bahkan, sebagian perempuan ada yang enggan berkomitmen seumur hayati mereka dan lebih memilih buat melompat menurut satu hubungan ke hubungan lainnya.

Dua. Melihat laki-laki sebagai versus

Pernikahan merupakan mengenai menjadi satu dan bukannya malah karam pada ego masing-masing. Apabila perempuan monoton bersaing dengan laki-laki , beliau nir akan pernah sanggup membuat sebuah pernikahan menjadi sesuatu yang membahagiakan.

Tiga. Tidak senang menyebarkan kasus finansial

Uangmu, uangku. Uangku, uangku! Tipe wanita semacam ini tidaklah baik dijadikan istri. Bagaimana mungkin, beliau tidak mau membagi masalah finansialnya menggunakan pasangan dan justru menggunakan uangnya untuk kepentingannya sendiri.

4. Tidak bertanggung jawab

Baik wanita jua laki-laki , seluruh wajib mau bertanggung jawab atas interaksi mereka. Tanpa itu, sebuah pernikahan nir akan berjalan dengan baik dan harmonis.

Dan wanita yg nir mampu bertanggung jawab terhadap dirinya

5. Karir di atas segala-galanya

Pernikahan membutuhkan waktu dan kesabaran. Jika karir adalah prioritas pertama bagi wanita, dia mungkin tidak memiliki banyak waktu atau kesabaran untuk menghadapi pernikahannya.

6. Lebih suka hang out bersama teman-temannya

Jika wanita lebih memilih untuk pergi dan berkumpul dengan teman-temannya ketimbang bersama pacarnya, maka dia mungkin belum menemukan pria yang tepat. Tipe wanita semacam ini biasanya akan berakhir menjadi istri yang buruk jika dia menikahi pria yang salah.

Inilah enam ciri wanita yang tidak baik jika dijadikan istri. Sebaiknya, perhatikan betul siapa pasangan Anda sebelum akhirnya memutuskan untuk menikahinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *