Dari masa ke masa, contoh kebaya terus berkembang tidak terkecuali buat kebaya pengantin. Keinginan untuk tampil manis menggunakan gaya pakaian warisan leluhur pada momen istimewa jua tak berkurang.

Ditambah lagi, pasangan masa sekarang poly yg menentukan model pernikahan nasional, memadukan budaya menurut latar belakang berbeda berdasarkan calon pengantin pria dan wanita . Kebaya memakai modifikasi pun menjadi pilihan pakaian pengantin perempuan .

Inspirasi kebaya bisa datang dari mana saja. Budaya nusantara memberikan poly pilihan. Ingin yang tradisional sinkron pakem rapikan cara atau kebaya terbaru yg memasukkan unsur modifikasi desain dan rona.

Salah satu wangsit kebaya pengantin terkini dari menurut pemilihan Puteri Kebaya Indonesia. Ajang ini merupakan cara pameran pernikahan, Gebyar Pernikahan Indonesia, buat mengajak kalangan belia lebih mengasihi kebaya. Selain memberikan ruang bagi desainer dan butik kebaya buat memamerkan kreativitas terbarunya pada merancang kostum pengantin sarat muatan budaya nusantara.

Dalam pembukaan Gebyar Pernikahan Indonesia, 25 finalis Puteri Kebaya Indonesia, para contoh amatir, menampilkan kebaya pengantin modern menurut beberapa merk lokal.

Unsur budaya masih bertahan pada rancangan kebaya terkini ini, utamanya dalam penggunaan kain batik atau kain tradisional lainnya, serta cutting kebaya yang masih menampakan sisi tradisi. Tetapi soal warna, keberanian berekspresi jelas terlihat dari beberapa desain kebaya pengantin modern tadi.

Salah satunya model kebaya pengantin rancangan Favor Kebaya. Perpaduan varian rona terang menambah keunikan kebaya modern bernuansa glamor. Gading Martin

“Beda pasangan beda selera, tapi beberapa tahun belakangan kebaya pengantin glamor dengan perpaduan warna terang banyak diminati. Namun ada juga yang menyukai kebaya berwarna dan desain lembut,” kata Davko, pemilik Favor Kebaya kepada Kompas Female.

Favor Kebaya juga mendukung peragaan busana Puteri Kebaya Indonesia dalam pembukaan pameran Gebyar Pernikahan Indonesia.

Selain itu, Rumah Kebaya dan Studio Yasra turut menampilkan rancangan kebaya pengantin mendukung pemilihan Puteri Kebaya Indonesia. Lagi-lagi, konsep kebaya modern tanpa meninggalkan unsur tradisi ditampilkan untuk memberikan inspirasi bagi calon pengantin.

Pilihan warna kebaya pengantin juga beragam, dari netral lembut seperti krem, coklat, abu, hingga perpaduan warna berani seperti merah, biru, hijau, keemasan.

Pemilihan Puteri Kebaya Indonesia menjadi cara penyelenggara pameran untuk mengenalkan ragam pilihan kebaya hasil kreativitas dalam negeri. Puteri Kebaya Indonesia terpilih nantinya juga akan terus digandeng Parakrama Organizer untuk mempromosikan kebaya nusantara.

Finalis untuk Puteri Kebaya Indonesia adalah perempuan berusia 18-27 dengan berbagai latar belakang profesi dan pendidikan. Selain mempromosikan kebaya bersama penyelenggara pameran, para perempuan muda ini juga berkesempatan menjajal karier modeling bersama berbagai rumah mode dan desainer yang melirik potensi mereka.

“Kami akan membangun komunitas Puteri Kebaya yang berkegiatan mempromosikan kebaya. Jadi kegiatan tidak berhenti hanya di pemilihan saja,” tutur Arief Rachman dari pihak penyelenggara pameran Gebyar Pernikahan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *