Daripada mencari pasangan pada klub atau bar, wanita lajang di Inggris lebih menentukan menghadiri pesta pernikahan. Harapannya, menemukan laki-laki idaman yang jua mencari pasangan masa depan.

Maka pesta pernikahan hari-hari ini nir lagi diramaikan sang tamu undangan yang terdiri atas para pasangan, tetapi pula yang masih menjomblo. Tidak mengherankan waktu terdapat yang saling curi pandang

Dari sebuah survei yang dilakukan baru-baru ini terhadap publik Inggris, diketahui hampir lebih dari separuh perempuan lajang berharap menemukan pasangan di pesta pernikahan yang mereka hadiri. Dan ternyata para pria pun demikian. Lebih dari tiga perempatnya yang berpartisipasi mengatakan berharap menemukan pasangan di sebuah pesta pernikahan. Bahkan, satu dari 10 pria mengaku datang ke pesta pernikahan agar bisa mendapatkan kekasih baru.

Sebenarnya ini bukan lagi sesuatu yang baru karena buat kaum perempuan pesta pernikahan adalah momen yang romantis. Cupid.com menemukan bahwa hampir 92 persen perempuan menemukan sisi emosional pria yang menghadiri pesta pernikahan, apalagi kalau ada yang menitikkan air mata karena terharu.

Fakta lainnya, tren ini mulai membuat situs perjodohan via online turut bertumbuh. Salah satunya MySingleFriend.com, yang membuka layanan baru khusus untuk musim pesta pernikahan. Layanan ini membantu mereka yang masih lajang menemukan agenda pesta pernikahan teman dan meneruskan proses pencariannya.

Ada juga MySingleTable.com yang memberikan akses pada pasangan pengantin untuk mendata para tamunya yang masih lajang dan mencocokkan mereka dengan sesama lajang lainnya untuk kemudian bertemu di hari pesta pernikahan berlangsung.

Sarah Beeny, pendiri MySingleFriend.com, menuturkan bahwa pesta pernikahan merupakan tempat paling pas dan berkesan bagi mereka yang ingin menemukan pasangan. Biasanya memang ada yang berlanjut ke hubungan kekasih. Dari survei yang dilakukan, 80 persen responden jomblo percaya pesta pernikahan merupakan tempat yang menyenangkan untuk bertemu orang baru dan berlanjut ke hubungan yang lebih serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *