Seiring pergaulan yg semakin bebas waktu ini, terjadinya pernikahan dini seolah nir dapat dihindarkan. Meski masih cukup kontroversial, pernikahan dini sudah sebagai solusi instan buat beberapa perkara. Sebenarnya mengapa banyak orang yang nir putusan bulat pernikahan contohnya ini? Karena pada realitanya, nisbi banyak kerugian dampak pernikahan dini bagi perempuan .

Tidak bisa dipungkiri bahwa pernikahan dini yang nir sepenuhnya dipersiapkan secara matang, khususnya karena suatu keadaan yang memaksa, tak jarang membawa akibat tidak baik bagi semua anggota famili, khususnya bagi oleh wanita . Apa saja itu? Berikut antara lain:

Belum puas menikmati masa muda

Umumnya, seseorang wanita belia getol bermain-main menggunakan sebayanya. Kegemaran pergi ke mall, piknik beserta, hingga belajar beserta akan sirna menggunakan kewajiban baru yakni mengurus tempat tinggal tangga, suami, dan anak yang mungkin saja telah lahir.

Keuangan sangat tergantung dalam suami

Umumnya, pernikahan dini belum disertai kemapanan dalam bidang keuangan. Pemasukan hanya asal menurut pihak laki-laki , & selebihnya masih mengandalkan suntikan dana berdasarkan orang tua menurut ke dua belah pihak. Hal ini membentuk oleh wanita harus pandai -pintar menhemat dana dan menunda keiniginan pribadi.

Emosi suami nir stabil

Karena memang belum dewasa pada hal emosi

Wanita mudah jenuh dan lalai mengurus anak

Denagn kondisi keluarga yang kadang sangat emosional, wanita sering merasa jenuh. Akibatnya, dia ingin mencari distrkasi dengan lingkungan lain, atau justru terbelenggu dalam dunianya yang baru: keluarga. Selain itu, anak pun kadang kurang diperhatikan.

Impian dan cita-cita sirna

Wanita sering memiliki mimpi yang beragam, baik untuk membahagiakan orang tua, meraih prestasi setinggi-tingginya, maupun membangun keluarga yang bahagia. Dengan pernikahan dini, persiapan yang kuranga justru sering berujung pada hilangnya impian tersebut.

Perceraian yang tidak diinginkan

Dengan tingkat emosi laki-laki yang belum stabil, suami sering mengutamakan kepentingan dan kebahagiaan diri. Hal ini membuat kehidupan keluarga akan semakin berat dan pada beberapa kasus akan berujung pada perceraian. Jika hal ini terjadi, pihak wanita lah yang akan banyak menanggung kerugian.

Itulah sekilas tentang kerugian akibat pernikahan dini bagi wanita. Nah, setelah membaca artikel ini, tentu sista memiliki gambaran bahwa pernikahan dini dapat saja membawa kerugian jika dilandasi oleh keterpaksaan. Jadi, jika sista memutuskan untuk menikah secara dini, pastikan semua niat itu dilandaskan karena kesiapan, bukan karena keterpaksaan.

%d blogger menyukai ini: