Prediksi Kapan Anda Menikah Dengan Rumus Matematika

Meski pepatah mengatakan jodoh pada tangan Tuhan, tetapi peneliti mencoba memprediksi kapan jodoh itu tiba melalui sebuah rumus matematika. Menurut peneliti, usia menikah yg paripurna merupakan galat satu faktor yg memilih latif atau tidaknya keturunan.

Rumus yang dikembangkan oleh peneliti & pakar statistik berdasarkan University of New South Wales disebut mampu memprediksi usia ideal kapan seseorang akan atau harusnya menikah. Dengan mengetahui dalam usia berapa idealnya seseorang menikah, peneliti berharap setiap orang mampu mempersiapkan dirinya lebih baik lagi menuju pernikahan.

?Menerapkan ilmu matematika buat memprediksi usia pernikahan memang nir mudah, poly faktor yang harus dipertimbangkan pada dalamnya. Tapi jika Anda telah ingin menikah, rumus ini mungkin berguna buat memantapkan cita-cita itu,? Ujar Prof Tony Dooley menurut NSW School of Mathematics and Statistics contohnya dilansir Telegraph.

Persamaan aljabar tadi menurut para ilmuwan merupakan rumus yang mampu menuntun seorang pada cinta

Peneliti mengembangkan rumus itu setelah melakukan survei dan analisis panjang terhadap beberapa orang. Beberapa faktor yang dijadikan pertimbangan adalah kemampuan finansial individu, riwayat kesehatan dan faktor genetik.

Beberapa studi sebelumnya menyebutkan bahwa kecocokan antar pasangan bisa ditentukan dari faktor aroma tubuh yang ternyata merupakan cerminan dari genetik seseorang. Studi itu menyimpulkan bahwa seseorang akan lebih tertarik pada orang yang memiliki gen yang berbeda signifikan dengan dirinya sendiri.

“Aroma tubuh sangat mempengaruhi ketertarikan seseorang. Pasangan dengan gen yang berlawanan ternyata adalah pasangan yang ideal dan cocok. Mereka juga cenderung memiliki keturunan yang sehat, kuat dan unggul,” tutur Prof Tony.

Namun kali ini peneliti bukan ingin menentukan pasangan ideal, melainkan usia ideal menikah. Berikut langkah-langkah yang telah disederhanakan dari rumus tersebut:

Tentukan usia paling tua jika Anda harus menikah (target maksimal menikah), misalnya 39 tahun.

Tentukan usia paling muda saat Anda berpikir seorang pacar/kekasih adalah orang yang cocok untuk dijadikan pasangan hidup, misalnya 20 tahun.

Kurangi angka tertinggi dengan angka terendah kemudian kalikan dengan 0,368. Misal 39 – 20 X 0,368 = 6,992 (dibulatkan menjadi 7)

Tambahkan hasil tadi dengan usia paling rendah saat berpikir punya kekasih (20 tahun).

Jadi, usia ideal Anda menikah adalah 20 + 7 = 27 tahun. Rumus yang dibuat peneliti ini memang tidak selamanya tepat, namun setidaknya membantu seseorang untuk bisa mempersiapkan diri menuju pernikahan dan dianggap merupakan usia ideal jika ingin memiliki keturunan yang baik (di luar faktor lingkungan).

Beberapa studi sebelumnya sudah menyebutkan bahwa lebih cepat menikah akan lebih baik bagi kesehatan fisik dan mental seseorang. Menikah di usia tua (35-40 tahun) diketahui meningkatkan risiko penyakit kanker payudara untuk wanita dan kanker prostat untuk pria. Namun menikah terlalu dini (di bawah 17 tahun) juga tidak baik.

%d blogger menyukai ini: