Program cicilan menurut kartu kredit sebagai daya tarik berbelanja meski memang akan sebagai asal utang baru. Tetapi jika acara ini mampu membantu calon pengantin memenuhi segudang kebutuhannya jelang pesta pernikahan, nir ayal, banyak orang yang memanfaatkan kesempatan.

Inilah yang terjadi pada pameran pernikahan, Gebyar Pernikahan Indonesia. Sebagian akbar vendor pernikahan yang sebagai menchant sebuah kartu kredit turut berpartisipasi pada acara ini. Melihat besarnya peluang calon pengantin buat mencicil sebagian kebutuhan pernikahan mereka.

“Program installment dengan kartu kredit ini ingin memudahkan calon pengantin untuk melakukan transaksi. Bentuk cicilannya nol persen dengan pilihan tenor tiga, enam, dan 12 bulan,” kata Arief Rachman, Marketing Director Parakrama Organizer, usai pembukaan Gebyar Pernikahan Indonesia di Balai Kartini Jakarta, Jumat (18/4/2014).

Menurutnya, program cicilan ini biasa dimanfaatkan calon pengantin untuk membayar uang muka sejumlah kebutuhan pernikahan. Beberapa vendor yang berpartisipasi dalam program cicilan ini antara lain fotografi, katering, wedding organizer, suvenir.

“Paling sering fotografi,” kata Arief.

Beda selera

Rupanya ada alasan di balik penggunaan kartu kredit untuk membayar kebutuhan pernikahan dengan cicilan ini. Arief mengatakan, calon pengantin biasanya punya beberapa keinginan untuk pernikahannya namun tak selalu disetujui orangtuanya.

Misalnya konsep fotografi prewedding atau dokumentasi pernikahan yang unik. Bagi para orang tua, konsep foto yang unik bukan menjadi prioritas. Sementara pasangan muda yang berencana menikah ingin mendapatkan kenangan yang berbeda.

Perbedaan selera inilah yang membuat sebagian pasangan memilih membayar jasa tertentu untuk kebutuhan pernikahannya, dengan menggunakan program cicilan dari kartu kredit tertentu.

%d blogger menyukai ini: