Sebelumnya Tak Saling Kenal, Orang-orang Ini Menikah Saat Pertama Bertemu

Adakah orang yg mampu menikahi orang lain ketika pertamakali bertemu & sebelumnya tidak saling kenal? Bisa jadi sebelumnya Anda tidak pernah membayangkan bahwa terdapat orang yg bisa melakukan hal tadi. Ternyata orang-orang contohnya ini terdapat. Mereka mengikat janji sehidup semati walau sebelumnya nir pernah bersua sama sekali.

Keberanian orang-orang ini mampu dicermati dalam tayangan reality show produksi Channel 4, ‘Married at First Sight’, yg tayang pada saluran televisi berbayar Lifetime. Setiap Rabu & Jumat pukul 21.00 WIB, rekaman pernikahan yang tampaknya tak mungkin terjadi ini diperlihatkan pada penonton.

Dalam episode perdananya terlihat 3 pasangan yang melakukan ‘Married at First Sight’ ini atau menikah ketika pertamakali bertemu. Jason Carrion & Cortney Hendrix merupakan satu berdasarkan 3 pasangan tadi.

Kamera terlihat menyorot Jason yg tengah bersiap di kamar ganti sebuah hotel pada New York. Temannya yg menjadi pendamping pengantin pria , berulang kali mengusiknya memakai membicarakan ‘engkau akan menikah, engkau akan menikah.’ Dia pun merasa semakin tegang

Jason kemudian keluar kamar dan berjalan menuju ballroom hotel, tempat dia akan mengucapkan janji pernikahannya. Pria berkepala plontos itu sangat tegang. Bagaimana tidak karena wanita yang akan dinikahinya belum pernah dikenalnya atau ditemuinya sekalipun. Dia tidak tahu seperti apa rupa dan perilaku dari calon istrinya tersebut.

“Oh, ini benar-benar akan terjadi,” katanya dengan ekspresi wajah grogi. Akhirnya pintu ballroom pun terbuka dan pengantin wanita muncul. Itu adalah momen di mana Jason melihat mempelai wanitanya, Cortney Hendrix, untuk pertamakali.

Perasaan grogi juga dirasakan Jamie Otis, seorang perawat persalinan, yang mengikuti reality show ini setelah kesulitan menemukan calon suami. Awalnya dia merasa reality show ini tidak masuk akal. Dan orang yang mau menikah saat pertamakali bertemu ini dalam pandangannya sudah gila. Namun kemudian produser acara televisi itu mengajaknya menonton acara serupa yang tayang di Denmark. Dalam tayangan itu tiga pasangan sukses menikah.

“Yang aku rasakan saat aku menonton pasangan ini, aku merasa sepertinya aku juga berpotensi bertemu seseorang. Memang gila, tapi bisa jadi itu berhasil,” katanya.

Dalam tayangan perdana Married at First Sight terlihat bagaimana Jamie akhirnya menikah dengan pria yang baru pertamakali ditemuinya di altar yaitu Doug Hehner. Pasca mengucapkan janji sehidup semati, dia terlihat diserang kepanikan. Jamie seolah tak percaya telah menikahi orang asing yang baru ditemuinya dan sebelumnya sama sekali tak dia kenal. Dia sempat menangis sendiri sebelum akhirnya berusaha menerima kenyataan.

Bagaimana bisa enam orang yang tak saling mengenal ini bisa menikah walau pertamakali bertemu? Hal itu karena sebelumnya mereka telah diyakinkan bahwa Married at First Sight bukanlah sekadar kencan atau pernikahan buta. Ada empat ahli yang mendampingi perjalanan tiga pasangan tersebut dari sebelum dan setelah menikah yaitu ahli terapi, antropolog, spiritualis dan psikologi klinis. Empat ahli ini jugalah yang sebelumnya menyeleksi calon peserta reality show. Menganalisa dari berbagai hal, para ahli menjodohkan para peserta ini dengan melihat kecocokan dari sisi kepribadian, latar belakang, nilai dan kepercayaan yang dianut dan tujuan hidup.

Mungkinkah pernikahan pasangan yang menikah saat bertemu pertamakali ini berhasil?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *